Kamis, 27 Juni 2019

Sistem Penilaian SBMPTN 2018 Berubah, Lebih Untungkan Peserta?

  • 12/04/2018 14:09 WIB
Sistem Penilaian SBMPTN 2018 Berubah, Lebih Untungkan Peserta?
EPSILONPHI.ID - Kabar mengejutkan datang dari panitia SBMPTN 2018. Jika jauh-jauh hari, Epsilonee sudah belajar maksimal dan menerapkan strategi khusus dalam mengerjakan soal-soal SBMPTN, maka kali ini strategi tersebut mungkin perlu diubah. Pasalnya sistem penilaian SBMPTN 2018 kali ini berbeda dengan sistem penilaian seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Epsilonee pasti udah familiar dong dengan sistem penilaian menggunakan skor 4 (empat), -1 (negatif satu) , dan 0 (nol) kan? Nah tahun ini tampaknya kamu perlu berusaha ekstra keras, karena sistem penialaian tersebut nggak akan digunakan lagi tahun ini. Sebagai gantinya, panitia akan menggunakan metode lain dengan memperhitungkan karakterisitik dan tingkat kesulitan soal. 

Panitia SBMPTN 2018 menetapkan sistem penilaian baru sebulan sebelum pelaksanaan SBMPTN. Sistem ini menggunakan pendekatan Item Response Theory atau Teori Respon Butir. Penilaiannya berdasarkan karakteristik setiap soal. Nantinya panitia akan menganalisis soal SBMPTN berdasarkan tingkat kesulitan seluruh peserta tes.

Apa yang berubah?

Sistem penilaian SBMPTN 2018 ini memiliki beberapa perbedaan dengan sistem penilaian tahun sebelumnya, yaitu:

- Tidak lagi menggunakan sistem skor 4, -1, dan 0 untuk jawaban benar, salah, dan tidak dijawab,

- Penilaian memperhitungkan karakteristik soal,

- Ada bobot khusus yang diberikan pada setiap soal.


Metode Penilaian

Proses penilaian akan melalui tiga tahapan, yakni:

- Tahap 1 : Seluruh jawaban akan diberi skor 1 (satu) untuk jawaban benar, dan 0 (nol) untuk jawaban salah atau tidak dijawab.

- Tahap 2 : Menggunakan pendekatan Item Response Theory, dimana setiap soal yang telah dikerjakan akan dianalisis menggunakan analisis matematika. Setiap soal akan dianalisis karakteristika dan tingkat kesulitan relatifnya. Dari analisis tersebut, panitia akan menentukan bobot setiap soal sesuai dengan tingkat kesulitan para peserta. 

- Tahap 3 : Karakteristik soal pada tahap kedua nantinya akan digunakan untuk menghitung skor akhir peserta. Jadi skor setiap soal SBMPTN kali ini akan benar-benar berbeda. Soal-soal yang dianggap sulit oleh peserta memiliki skor yang lebih tinggi daripada soal-soal yang dianggap mudah oleh peserta.

Setiap tahapan penghitungan dilakukan oleh tim yang memiliki kompetensi di bidang pengujian, pengukuran, dan penilaian.


Lebih menguntungkan peserta?


Kabar baik dari sistem penilaian yang akan diterapkan ini adalah metode yang digunakan akan lebih menguntungkan peserta. Menurut panitia pelaksana, sistem ini malah akan memberikan keadilan bagi peserta. Jika sistem lama memberlakukan penilaian yang sama pada setiap soal, maka sistem baru ini akan memberikan skor yang lebih besar bagi peserta yang mampu menjawab soal dengan tingkat kesulitan yang tinggi. 

Selain itu, sistem penilaian lama juga memiliki unsur perjudian. Peserta bisa memillih hanya mengerjakan soal-soal mudah dengan bobot skor yang sama dengan soal-soal sulit. Menristekdikti juga mengatakan jika soal yang sulit dan mudah diberikan skor yang sama, maka tidak ada keadilan dalam nilai. Ini artinya, nilai peserta SBMPTN akan bervariasi. Metode ini juga sudah digunakan sebagai sitem seleksi di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. 

Melalui analisis tingkat kesulitan, nantinya bisa diketahui mana yang lebih banyak menjawab soal yang sulit dan mana yang tidak. Dari analisis tersebut, maka kelolosanmu akan ditentukan dari banyaknya menjawab soal yang sulit yang lebih tinggi nilainya. 

Sebagai contoh, Ani menjawab benar 5 soal (nomor 1, 5, 57, 10). Budi juga menjawab benar 5 soal (nomor 1, 5, 8, 11). Pada penilaian, Ani dan Budi akan mendapatkan skor yang berbeda, karena setiap soal yang dijawab memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.

Udah tau kan? Jadi intinya, mengapa panitia beranggapan bahwa sistem penilaian tahun ini perlu diubah, selain agar ada keadilan nilai peserta juga akan bervariasi. Gimana? Setujukah dirimu?

Baca Juga
Mengapa Soal-soal TPA Diperlukan Dalam SBMPTN?
Siap Kuliah? Yuk Cek Apakah 6 Hal Ini Sudah Kamu Persiapkan Sebelumnya
Hati-hati, 4 Kesalahan Ini Bisa Bikin Kamu Gagal Masuk Kampus Idaman

  • Author:
  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close