Jumat, 19 April 2019

Strategi Khusus Mengerjakan Soal SBMPTN, Jangan Sampai Salah!

  • 09/02/2018 16:03 WIB
Strategi Khusus Mengerjakan Soal SBMPTN, Jangan Sampai Salah!
EPSILONPHI.ID - Halo pejuang SBMPTN, masih semangat buat cari tau tips dan trik khusus SBMPTN? Walaupun tes SBMPTN masil lama, tapi nggak ada salahnya kan mempersiapkan diri sejak dini. Tenang hasiul nggak akan menkhianati usaha kok. Nah buat kamu yang lagi pengen latihan soal-soal SBMPTN, ketahui nih strategi jitu menjuawab soal-soal SBMPTN.

Pasti banyak yang bertanya-tanya, ngapain pake strategi segala, kan tinggal ngerjain soal yang selama ini dipelajari aja. Eiittss jangan salah, ujian SBMPTN sama sekali berbeda dengan ujian-ujian biasa yang selama ini biasanya dikrjain anak SMA. Seperti namanya, SBMPTN merupakan ujian seleksi yang mana hanya kandidat terbaik yang akan diterima di PTN impian.

Nah dari kata seleksi aja udah tahu kan kalau sainganmu kali ini bukan hanya temen satu sekolah aja apalagi cuma temen sebangku, tapi Nasional. Seluruh siswa SMA se-Indonesia banyak yang menuh harapan pada SBMPTN. Jadi daripada keder duluan mending persiapkan strategi dari sekarang, termasuk dalam menjawab soal-soal SBMPTN.

Yess... buat kamu yang pengen tahu mending langsung simak artikel berikut.

Kerjakan soal mudah terlebih dahulu

Strategi mengerjakan soal SBMPTN, kerjakan soal paling mudah terlebih dahulu
Ingat! kerjakan soal paling mudah terlebih dahulu


Perhitungan nilai SBMPTN adalah 4 poin untuk jawaban benar, minus 1 untuk jawaban salah dan 0 (nol) untuk soal yang tidak dijawab. Jadi untuk mengerjakan soal SBMPTN ada baiknya mengerjakan soal yang mudah terlebih dahulu. Jangan gengsi, mentang-mentang merasa pintar, beberapa orang malah sibuk dan hanya fokus untuk memecahkan soal yang susah.

Jangan karena gengsi kamu malah fokus mengerjakan soal yang sulit hingga melupakan bahwa kamu punya kesempatan untuk menambah poin dari soal-soal yang lebih mudah. Tim penilai nggak akan menilai kamu bisa mengerjakan soal sulit apa enggak karena mereka hanya ingin tau hasil akhirnya.

Jangan sok tahu dengan mengerjakan soal yang belum pasti jawabannya

Nah ini nih jurus ampuh yang sering dipakai saat menjawab soal ujian. Soal dan teknik pengerjaan SBMPTN emang beda dengan ujian yang biasanya kamu ikuti. Seperti yang kita ketahui bahwa jawaban salah bakal berhadiah poin minus, maka usahakan soal-soal yang kamu jawab memang sudah benar-benar kamu ketahui jawabannya.

Baca Juga : 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengerjakan Soal SBMPTN

Jadilah bijak dengan mengosongkan jawaban yang emang kamu nggak tahu jawabannya. Jangan asal menjawab kayak pas ngerjain soal Ujian Nasional. Nggak mau kan poinmu berkurang karena jawaban yang salah?

Jangan terlalu lama melingkari jawaban

Khusus buat kamu yang mengikuti ujian SBMPTN dengan sistem UTBC (Ujian Tulis berbasis Cetak) pastikan jawabanmu sudah dihitamkan dengan pensil 2B. Namun terkadang karena takut jawaban nggak terbaca pada mesin pemindai, banyak peserta yang malah membuang waktu hanya untuk menghitamkan jawaban.

Hitamkan lembar jawaban hingga hurufnya tak terlihat itu sudah cukup. Jangan sampai menghitamkan jawaban hingga benar-benar hitam, karena selain mengurangi waktu, kamu juga bisa berpotensi merusak lembar jawaban. Ingat kamu diburu waktu untuk menyelesaikan soal secepat mungkin. Maka hitamkan lembar jawaban dengan cepat. Cara ini bisa kamu lakukan dengan cepat jika kamu sering berlatih mengerjakan soal ujian.

Pakai teknik khusus

Strategi mengerjakan soal SBMPTN, jangan lupa pakai teknik
Jangan lupa pakai teknik!


Ujian seleksi dimanapun emang didesain sedemikian rupa untuk menyaring peserta. Maka jangan kaget jika soal-soal SBMPTN banyaknya nggak ketulungan. Kamu akan dihadapkan dengan berbagai jenis soal dengan waktu pengerjaan yang sangat singkat. Maka penting bagimu untuk membuat teknik khusus saat mengerjakan soal.

Contohnya nih, saat awal menerima lembar soal, jangan langsung ngerjain soal dari urutan nomor satu. Sebaliknya, kamu bisa men-scan lembar pertama naskah soal. Nah dari halaman lembar tersebut, kamu bisa tentukan soal mana yang mudah dan kamu  yakin jika jawabannya benar lalu tandai soal tersebut. Setelah selesai, kamu bisa langsung mengerjakan soal yang sudah ditandai sebelumnya. Lakukan hal tersebut untuk lembar soal berikutnya, dan jika ada waktu sisa, kamu bisa ngerjain soal-soal sulit.

Baca Juga : Selain Belajar, Apalagi sih yang Harus Dilakukan Jelang SBMPTN?

Untuk soal-soal yang membutuhkan waktu lama terutama soal dengan naskah bacaan seperti Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, kamu perlu menguasai teknik membaca cepat. Membaca cepat atau skimming sangat diperlukan untuk mengambil informasi penting dari suatu bahan bacaan. Masih ingat kan pelajaran Bahasa Indonesia tentang membaca cepat? Kalau belum pelajari lagi deh.

Satu lagi jangan terlalu lama terpaku pada satu soal. Ujian seleksi khususnya SBMPTN dibuat khusus untuk menyaring peserta yang layak dengan waktu yang relatif singkat. Jadi jangan samakan ujian SBMPTN dengan ujian Nasional apalagi ulangan harian biasa. Kamu bisa menggunakan cara diatas jika dirasa sesuai, dan kamu juga bisa mengembangkan teknik sendiri sesuai dengan gaya belajarmu.

Hitung estimasi pengerjaan setiap soal

Strategi mengerjakan soal SBMPTN, jangan panik dan sampai lupa waktu
Dan yang paling penting, jangan panik dan sampai lupa waktu


Perlu diperhatikan bahwa waktu pengerjaan setiap soal berbeda-beda. Ada soal yang membutuhkan waktu sedikit untuk mengerjakannya, namun tak jarang ada soal yang bahkan membutuhkan watu yang sangat lama. Dalam hal ini kamu harus cerdik membuat estimasi waktu pengerjaan. Misalnya dalam mengerjakan soal SOSHUM hanya diberikan waktu 75 menit dengan jumlah soal 60 butir, berarti jika dipukul rata panitia hanya memberikan waktu 1 menit 15 detik per soal.

Baca Juga : Belajar Estimasi Waktu Jelang SBMPTN, Gimana Caranya?

Waktu ini bisa kamu manfaatkan dengan baik. Untuk soal-soal yang kamu anggap mudah, kamu mungkin bisa menyelesaikannya dalam waktu singkat dan nggak membutuhkan waktu hingga 1 menit lamanya. Namun jangan lupa bahwa kamu juga harus menyediakan waktu untuk mengoreksi jawaban. Jadi waktu 1 menit 25 detik itu bisa berkurang tergantung dengan waktu yang kamu butuhkan untuk mengoreksi lembar jawaban.

Human error saat mengerjakan ujian sering kali terjadi. Bahkan tak jarang karena gugup banyak peserta yang salah menjawab. Jadi untuk mengantisipasi hal ini,  kamu juga harus menyediakan waktu ekstra untuk memindai apakah jawabanmu sesuai dengan yang ditulis pada lembar jawaban atau malah ada yang terlewat.

Jangan lupa membawa jam tangan pada saat ujian

Waktu kadang berlalu dengan cepat saat kita ujian. Inilah pentingnya membawa jam tangan untuk berjaga-jaga agar kamu nggak kaget saat pengawas mengumumkan bahwa waktu akan berakhir. Terkadang saking semangatnya banyak peserta yang terlena dengan soal-soal SBMPTN dan melupakan fakta bahwa waktu berjalan dengan cepat. Dengan mengenakan jam tangan, kamu bisa tahu berapa lama lagi waktu yang tersisa.

 --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masih kurang? Kamu bisa mengikuti try out gratis dari Epsilon Phi DISINI atau memesan Digibook Siap SBMPTN dari Epsilon Phi DISINI

Ilustrasi : Freepik



  • Author:
  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close